Dharma Wanita Persatuan: Dari Bayang-Bayang Menuju Terang
Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon melalui Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) memperingati Hari Kartini dengan menggelar seminar bertema Semangat Kartini Lintas Generasi (28/04/2026). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno menekankan bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi menjadi momentum refleksi bersama. Apakah nilai-nilai yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini telah benar-benar hidup dalam keseharian, atau masih sebatas simbol?
Menurutnya, Kartini tidak hanya berbicara tentang emansipasi, tetapi juga keberanian berpikir, kebebasan menentukan pilihan, serta pentingnya pendidikan sebagai kunci perubahan. Nilai-nilai ini perlu tercermin dalam budaya organisasi, termasuk di tubuh DWP.
Selama ini, DWP telah berperan aktif dalam memperkuat solidaritas keluarga ASN, menggerakkan kegiatan sosial, dan menjadi ruang kebersamaan. Namun, di tengah dinamika zaman, perempuan, khususnya dalam keluarga ASN yang dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi, peran ganda, hingga pola pengasuhan di era digital.
Maka, di sinilah peran DWP diuji: apakah masih berada dalam “bayang-bayang” rutinitas dan kegiatan seremonial, atau sudah bergerak menuju “terang” sebagai organisasi yang adaptif, memberdayakan, dan solutif.
Budaya organisasi yang maju, lanjut Suwarso, ditandai dengan orientasi pada kebutuhan nyata anggota, keterbukaan terhadap pembelajaran seperti penguatan ekonomi keluarga dan literasi digital, serta kepekaan terhadap isu perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga dan kesehatan mental. Selain itu, penting pula memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang sebagai individu, tidak hanya sebagai pendamping.
Transformasi ini bukan berarti meninggalkan nilai lama, melainkan memperkuatnya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. DWP diharapkan mampu bertransformasi dari sekadar organisasi pendamping menjadi organisasi pemberdayaan, dari ruang berkumpul menjadi ruang bertumbuh.
Mengakhiri pemaparannya, Suwarso mengajak seluruh anggota untuk menghidupkan semangat Kartini melalui aksi nyata. “Pertanyaan apakah kita masih berada dalam bayang-bayang atau sudah menuju terang tidak cukup dijawab dengan kata-kata, tetapi harus dibuktikan melalui perubahan dan langkah nyata,” ujarnya.
Selamat Hari Kartini. Saatnya bergerak dari simbol menuju substansi.
Dokumentasi : Tim Media DP3APPKB
Pengolah Informasi / Penyunting : Annisa Nurul Pratiwi
Instagram : dp3appkb.kotacirebon
Kontak Perasaan: 0817122271
Terkini
Terpopuler