HELP CENTRE JADI PRAKTIK BAIK NASIONAL Kolaborasi DP3APPKB Kota Cirebon dan Pengadilan Agama Masuk Rujukan Mahkamah Agung
Kota Cirebon – Inovasi layanan Help Centre yang dikembangkan melalui kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon bersama Pengadilan Agama Kota Cirebon mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kolaborasi ini dinilai sebagai praktik baik (best practice) dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, khususnya dalam menghadapi perkara perceraian dan dispensasi nikah. Bahkan, pendekatan layanan tersebut telah menjadi salah satu contoh dalam buku pedoman yang disusun oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Help Centre hadir sebagai garda terdepan layanan yang memberikan edukasi, konsultasi, hingga pendampingan awal kepada masyarakat sebelum perkara masuk ke proses persidangan. Melalui layanan ini, para pihak tidak hanya memperoleh informasi hukum, tetapi juga dukungan psikologis dan sosial yang dibutuhkan dalam situasi krisis keluarga.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon menyampaikan bahwa keberadaan Help Centre menjadi bagian penting dalam membangun sistem perlindungan yang lebih humanis dan responsif.
“Sebagian besar masyarakat yang datang ke pengadilan berada dalam kondisi emosional yang belum stabil. Melalui Help Centre, kami hadir untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil telah melalui proses pertimbangan yang matang, sehat secara psikologis, dan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” ujarnya.
Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Cirebon, Dr. Mohammad Ikhsan, S.Ag., M.Ag., menegaskan bahwa inovasi Help Centre merupakan bagian dari penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sekaligus peningkatan kualitas layanan publik.
“Help Centre bukan hanya inovasi layanan, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam memberikan akses keadilan yang lebih mudah, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Saat ini sudah banyak Pengadilan Agama dari berbagai daerah yang menunjukkan minat untuk mereplikasi layanan ini, meskipun sebagian besar masih dalam tahap perencanaan dan belum terealisasi. Kami berharap ke depan inovasi ini dapat semakin luas diterapkan sebagai bagian dari transformasi pelayanan peradilan,” ungkapnya.

“Asesmen dari DP3APPKB sangat membantu majelis hakim dalam memahami kondisi para pihak secara lebih komprehensif. Ini mempermudah proses pemeriksaan dan memperkuat dasar pertimbangan dalam memutus perkara, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada prinsipnya Pengadilan Agama tidak hanya memproses perkara perceraian, tetapi juga berupaya mencegah terjadinya perceraian.
“Banyak pihak yang datang ke pengadilan dalam kondisi psikologis yang belum stabil. Oleh karena itu, layanan konseling melalui Help Centre menjadi sangat penting agar keputusan yang diambil didasarkan pada pertimbangan yang sehat dan matang,” tambahnya.
Di sisi lain, Mukholik, S.Sy, selaku Panitera Muda Permohonan sekaligus penanggung jawab Help Centre, menjelaskan bahwa layanan ini dirancang sebagai pintu awal bagi masyarakat untuk mendapatkan pemahaman sebelum memasuki proses hukum.
“Help Centre kami kembangkan sebagai ruang edukasi dan pendampingan awal, sehingga para pihak memahami konsekuensi hukum maupun dampak sosial dari setiap perkara. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan yang lebih preventif dan solutif,” terangnya.
Ke depan, layanan Help Centre akan terus dikembangkan, termasuk penambahan fitur konseling bagi perempuan yang berhadapan dengan hukum, baik pada tahap pra maupun pasca perkara. Hal ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperluas akses layanan perlindungan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan pengakuan sebagai praktik baik nasional dan rujukan dalam pedoman Mahkamah Agung, kolaborasi DP3APPKB Kota Cirebon dan Pengadilan Agama Kota Cirebon menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik yang efektif, adaptif, dan berpihak pada perlindungan perempuan serta masa depan anak bangsa.
Dokumentasi : Bidang Pemberdayaan Perempuan & Bidang Pemenuhan Hak Anak
Pengolah Informasi / Penyunting : Ibnu Pratama W
Instagram : dp3appkb.kotacirebon
Kontak Perasaan: 0817122271
Terkini
Terpopuler