Program Bangga Kencana adalah sebagai program dasar pembangunan yang berbasis keluarga yang menjadikan keluarga sebagai sasaran utama. Salah satu kegiatan yang dapat mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana adalah mini lokakarya, Mini Lokakarya merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam perencanaan yang melibatkan peran dan masyarakat dalam mengenali masalah kesehatan, serta merencanakan tindakan pemecahan masalah sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon menggelar kegiatan Mini Lokakarya sebagai bagian dari evaluasi dan koordinasi pelaksanaan Program Bangga Kencana. Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS) mengambil peran sebagai penyelenggara sekaligus penggerak utama mini lokakarya. Kegiatan ini mencakup lima wilayah kecamatan di Kota Cirebon, meliputi Harjamukti, Kesambi, Kejaksan, Pekalipan, dan Lemahwungkuk.
Kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi hasil pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK), memperkuat koordinasi antar pihak terkait, dan mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kota Cirebon.
Di tahun 2026 kegiatan mini lokakarya membahas capaian pendampingan TPK, pelaksanaan mekanisme operasional Program Bangga Kencana, dan koordinasi dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting serta Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS), Ibu Lis Triswanah, S.KM. menyampaikan bahwa Tim Pendamping Keluarga (TPK) berperan dalam mendukung pelaksanaan program Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga ditingkat desa/kelurahan. Kegiatan pendampingan dimulai dengan pemantauan keluarga yang berisiko mengalami stunting, dilanjutkan dengan pemberian penyuluhan serta bantuan bagi warga untuk mengakses layanan atau bantuan sosial.
Pendampingan diberikan kepada calon pengantin, ibu hamil, Ibu pasca salin, dan baduta. Kegiatan yang dilakukan antara lain edukasi calon pengantin, pemantauan kehamilan, edukasi Keluarga Berencana (KB) setelah persalinan, pemantauan tumbuh kembang anak sesuai usia, imunisasi dasar, serta mengidentifikasi keluarga yang membutuhkan bantuan.
Disampaikan juga mengenai kesepakatan bersama antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengoptimalkan sumber daya dalam mendukung program prioritas nasional Pemberian Makan Bergizi Gratis. Ruang lingkup kerja sama meliputi kolaborasi pendayagunaan sumber daya manusia, pertukaran dan pemanfaatan data/informasi terkait pemenuhan gizi serta percepatan penurunan stunting, dan pelaksanaan monitoring serta evaluasi.
Penulis : Ibnu Mahrus Agustian
Pengolah Informasi/Penyunting : Annisa Nurul Pratiwi
Kontak Perasaan : 0817122271
Instagram : dp3appkb.kotacirebon